Begini Cara Kemenperin Bikin UMKM Kriya Naik Level

Fahrenheitbot.my.id –

Jakarta – eksekutif terus memacu kualitas Industri Kreatif bidang Fashion serta Kriya, salah satunya dilaksanakan oleh Kementerian Industri melalui acara Creative Business Incubator (CBI) – Bali Creative Industry Center (BCIC). Acara yang dimaksud merupakan gagasan dari Direktorat Jenderal Industri Kecil Menengah serta Aneka (IKMA) Kementerian Pertambangan (Kemenperin).

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan juga Aneka Kemenperin, Reni Yanita menjelaskan, inisiatif Inkubator Bisnis Kreatif merupakan salah satu upaya Ditjen IKMA, melalui Bali Creative Industry Center (BCIC) pada membina pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) kreatif, khususnya bidang fesyen kemudian kriya, pada mengembangkan bisnisnya agar naik kelas.

“Tujuan dilaksanakannya Inkubator Bisnis Kreatif atau CBI-BCIC adalah untuk meningkatkan kapasitas perusahaan entrepreneur baru yang tersebut bergerak pada Industri Fesyen kemudian Kriya sehingga mampu naik kelas.,” kata Reni pada waktu Graduation CBI-BCIC 2023.

Reni menambahkan, kegiatan Inkubator Bisnis Kreatif BCIC dilaksanakan dengan melibatkan Akademisi, Pembina Industri, Praktisi Bisnis Fesyen kemudian Kriya, Modal Ventura lalu Angel Investor. “Kegiatan ini dilaksanakan selama dua tahun yang digunakan meliputi tahap pembelajaran Klasikal (Camp) di dalam tahun pertama selama 6 minggu yang diakhiri dengan Business Pitching kontestan dihadapan calon penanam modal dan juga kegiatan pendampingan (Coaching) di dalam tahun kedua yang tersebut dilaksanakan selama kurang lebih tinggi 6 bulan,” jelasnya.

Reni menekankan, kesuksesan pada berbisnis diperlukan kerja keras serta pengorbanan. Para kontestan Inkubator 2023, baik yang dimaksud telah terjadi melalui pembukaan kelas kemudian pendampingan, patut diapresiasi lantaran sudah mendedikasikan waktu lalu energi merekan di waktu yang tersebut bukan sebentar. “Saya yakin bahwa pengorbanan ini tak akan sia-sia dikarenakan akan menjadi modal kesuksesan usaha para partisipan di area tahun-tahun mendatang,” jelasnya,” tambahnya.

Dirinya berharap pembinaan yang sudah diberikan melalui Inkubator Bisnis Kreatif ini dapat menggugah partisipan agar dapat menggunakan pengetahuan yang telah lama diperoleh, menjaga jaringan informasi serta komunikasi antar kontestan juga narasumber, juga menjadi penggerak perekonomian di tempat sedang warga serta menjadi contoh bagi pelaku bidang fesyen kemudian kriya.

“Kami juga mengharapkan para partisipan untuk menghadirkan pelaku IKM kreatif fesyen dan juga kriya lainnya, baik keluarga, sahabat, kolega, maupun tetangga agar dapat turut berpartisipasi di acara CBI dan juga kegiatan BCIC lainnya demi mewujudkan pembagian merata pembinaan IKM kreatif fesyen dan juga kriya di dalam seluruh Indonesia,”katanya.

Reni menjabarkan, di acara BCI ini beberapa alumni juga sudah ada mendapatkan pembangunan ekonomi dari penanam modal untuk meningkatkan kapasitas produksi dengan memulai pembangunan pabrik baru. Serta terdapat beberapa alumni yang digunakan berhasil menembus bursa ekspor serta menjadi pemimpin di tempat bidang tertentu.

“Contohnya hasil Robries yang mana menjadi salah satu pemain utama barang pengolahan limbah plastik menjadi item home decor, Eboniwatch yang mana menjadi salah satu pemain utama produsen jam tangan kayu di tempat Indonesia dan juga plepah yang tersebut pada waktu ini menjadi salah satu pemain utama food container ramah lingkungan dari substansi plepah pinang,”paparnya.

Sementara itu, Plt Direktur Industri Aneka lalu IKM Kimia, Sandang dan juga Kerajinan Ni Nyoman Ambareny menjelaskan, pelaksanaan kegiatan Inkubator Bisnis sesi pendampingan (coaching) telah lama dilaksanakan sejak bulan Maret 2023 sampai bulan November 2023 dan juga disertai oleh 24 brand.

“Hasil dari coaching adalah hampir semua kontestan mengalami kenaikan pendapatan rata-rata 120%. Selain itu, jalur pemasaran, kapasitas produksi dan juga tenaga kerja yang terlibat juga bertambah,”jelasnya.

Dirinya menambahkan, penyelenggaraan inkubator usaha kreatif BCIC 2023 dilaksanakan secara hybrid dengan jumlah keseluruhan kontestan 28 orang luring kemudian 30 orang daring, berasal dari 17 provinsi lalu 47 kabupaten kota dengan partisipan kategori Fesyen berjumlah 31 partisipan lalu Kriya 27 peserta. Jumlah partisipan laki-laki 15 kontestan kemudian partisipan perempuan berjumlah 43 peserta.

Selama 40 hari para partisipan BCI-BCIC mendapatkan pembukaan kelas lalu pendampingan. Sesi kelas dilaksanakan secara Hybrid dengan 28 partisipan hadir secara fisik di tempat BCIC – Denpasar bali selama 38 hari mulai dari tanggal 1 November – 8 Desember 2023 dan juga 30 partisipan mengikuti secara daring. Bahan yang mana disampaikan meliputi strategi bisnis, strategi pemasaran, manajemen keuangan, manajemen operasi, manajemen tim, layanan standardisasi dari unit Balai dalam Kementerian Perindustrian, Prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) Bagi IKM lalu diakhiri dengan presentasi rencana usaha dihadapan penanam modal ataupun stakeholders terkait lain.

“Pada tahun 2024, partisipan acara inkubator kegiatan bisnis kreatif sesi kelas akan mendapatkan kesempatan untuk mengikuti kegiatan inkubator industri pembukaan pendampingan. Namun demikian, kami akan melakukan seleksi terhadap partisipan yang digunakan mempunyai kemungkinan dan juga komitmen untuk naik kelas,”jelasnya.

Artikel Selanjutnya Gigihnya I Ketut Sumayana Bangun UMKM “Bali Pure”

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *